Hutan Amazon Kebakaran Hebat

Hutan Amazon, sebagai paru-paru dunia menyumbang sekitar 20 persen cadangan oksigen yang dihirup manusia baru-baru ini terbakar hebat. Pusat penelitian luar angkasa Brasil, INPE, mendeteksi sedikitnya 72.843 titik api ada di Amazon hingga asap kebakaran bisa terlihat dari luar angkasa.

Hutan Amazon Kebakaran Hebat
(Sumber Gambar: hariansib)

Sejak pekan lalu, INPE menuturkan citra satelitnya menemukan 9.507 titik kebakaran baru di Brasil. Sebagian besar titik api itu berada di lembah Amazon, hutan tropis terbesar di dunia. Kebakaran hutan Amazon Brasil yang terjadi tahun ini mencapai rekor tertinggi. Para ilmuwan pun memperingatkan bahwa ini bisa menjadi hambatan dalam upaya mengatasi perubahan iklim.

Bukan hanya itu, hutan Amazonpun menjadi habitat ribuan hewan dan tumbuhan. Hutan rusak dapat menyebabkan terganggunya ekosistem dan banyak masalah bagi planet yang kita tinggali ini.

Hutan yang disebut sebagai paru-paru dunia karena kemampuannya untuk menahan efek pemanasan global bergerak lebih cepat, kini justru terluka dan menghasilkan kekhawatiran besar di kalangan publik dan pemerhati lingkungan.

Meskipun banyak pihak yang mengatakan bahwa kebakaran ini juga disebabkan oleh kondisi cuaca yang memungkinkan terpicunya titik awal kebakaran hutan tersebut, namun para ahli dan pemerhati lingkungan sepakat bahwa kondisi kebakaran yang abnormal ini lebih disebabkan oleh unsur campur tangan manusia. Dan deforestasi menjadi akar dari segala penyebabnya.


Sejatinya petaka bagi Brasil dan dunia ini juga bisa menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia. Karena kita tahu, saat ini Indonesia adalah salah satu negara yang masih menyisakan area hutan yang amat luas, yang sayangnya tak bisa dijaga dengan baik.

Kebakaran hutan dan pencurian kayu masih sering terjadi, bahkan terus terjadi tanpa ada sikap tegas terkait perlindungan hutan dari pemerintahan itu sendiri. Padahal selayaknya Amazon, Indonesia pun bisa menjadi "paru-paru kecil" dunia, andaikan hutan-hutannya tak dieksploitasi secara liar dan brutal oleh para oknum serakah.


Entah kapan kebakaran hutan Amazon akan berhenti, mengingat saat ini segala upaya pemadaman pun masih terus dilakukan. Selaras dengan tagar #savetheamazon yang terus menggema di media sosial bahkan menjadi trending topic di twitter, guna menyadarkan banyak pihak terkait daruratnya situasi yang terjadi di wilayah Amazonia tersebut.

Cepatlah padam hutan Amazon. Agar bumi ini kembali sehat dan bernapas lebih lega lagi.Seperti kata pesepak bola dunia, Cristiano Ronaldo:

"Kita juga berperan menyelamatkan bumi kita." @cristiano