Komik Indonesia

Komik adalah media populer untuk menyampaikan Pesan, Konsep, Ide atau Gagasan para pengarangnya kepada pembaca. Komik dipercaya untuk memadukan karya satra dan karya gambar, dipadukan sedemikian rupa sehingga menjadi seni bertutur.

Komik Indonesia
Komik Indonesia
Komik Indonesia

Pada awal tahun 1931 tepatnya 17 Januari majalah mingguan Sin Po yang terbit di Jakarta pertama kali memuat komik strip yang diberi nama ‘PUT ON’. Komik ‘PUT ON’ Ini adalah komik yang terbit pertama kali di Indonesia. 

 


(Sumber Gambar: Alabn)

Setelah itu, siapa sih yang nggak suka baca komik? Dari anak SD sampai SMA, dengan berbagai kondisi ekonomi dan usia, semua pasti punya tokoh komiknya masing-masing. Bahkan komiklah yang menemani hidup kita dari masih kecil dulu sampai saat sudah lebih dewasa sekarang.

Kalo komik didefinisikan sebagai rangkaian gambar berurutan, berarti komik udah jadi bagian budaya manusia sejak zaman dahulu, karena cara komunikasi manusia pada zaman itu dalam bentuk gambar di gua, candi, atau dinding bangunan. Jadi, kapan tetapnya  komik muncul di dunia tidak bisa disebutkan dengan pasti.

Sejarah mencatat, gambar bertutur mulai diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada relief-relief di candi-candi. Cikal bakal dan sejarah cergam jika dirunut lebih jauh, ternyata sudah ada sejak zaman prasejarah, yaitu dari relief candi Prambanan dan Borobudur. Meskipun tak menyerupai cergam saat ini, relief-relief yang ada di dinding candi sebetulnya sudah berbicara dengan gambar.

Begitu pula dengan wayang beber yang bercerita lewat gambar di atas permukaan gulungan kain. Bukti pertama cikal bakal cergam sudah terdapat pada monumen-monumen keagamaan yang terbuat dari batu.


(Sumber Gambar: Kebudayaan Kemdikbud)

Perkembangan komik akan terus berlanjut dan seni komik tidak hanya dengan media kertas saja. Tapi tetap memadukan karya sartra dan seni gambar, akan terus berkembang dengan berbagai alih media. Majulah Komik Indonesia!!!!

Komik Indonesia saat ini sudah mulai berkembang pesan, mulai dari muatan konten sudah sudah lokal, cerita dan tekniknya, sudah bagus banget. It’s time for Indonesian comics to go international.

Pada saat ini kreator-kreator asal Indonesia juga membuat komik yang nggak kalah cerdas dan menghibur. Komiknyapun sudah mulai dikenal banyak pembacanya. Para kreator, sudah mulai menjual komiknya lewat digital. Ada yang komik print dijual secara digital, ada juga komik yang sudah pindah media, bukan komik cetak saja, tapi juga komik secara digital.

Kehadiran komik tidak hanya dalam bentuk cetak. Komik berkembang lewat media lain. Setelah beberapa puluh tahun komik eksis, komik cetak di Indonesia sempat menghadapi masa sulit. Kemudian muncullah komik digital di Indonesia.

Cakupan dan penyebaran komik digital semakin luas dan cepat. Pembaca komik digital terus bertambah dari waktu ke waktu. Indonesia juga menjadi salah satu negara dengan pembaca komik digital terbanyak. Hingga 2015 saja, pembaca komik digital sudah lebih dari 6 juta orang.

Teknologi juga mengubah cara kamu membaca buku dan komik. Komik kini tak hanya hadir dalam bentuk cetak, tapi juga digital. Berbekal ponsel pintar dan kuota internet yang mumpuni, Kamu sudah bisa mengunduh aplikasi komik digital dan membaca semua cerita sesuai genre yang disukai.

Dengan hadirnya komik digital seperti; Booklife, Webtoon, CIAYO Comics, Comico dan lain-lain semoga dunia komik digital maupun cetak makin berkembang, menjadi wadah bagi para komikus dalam berkarya, dan semakin dekat dengan para pembaca.

Salah satu komik Indonesia yang hadir dan patut untuk didownload adalah Komik Ayoo World. Komik karya Basuki Surodjo sudah disubscribe 2k di Aplikasi CIAYO Comics. Atas pertimbangan itu, Komik Ayoo World terbit secara versi Digital dan versi Cetak. Versi cetaknya bisa dibeli secara Online, sehingga pembaca bisa mempunyai koleksi versi cetaknya juga.