Kopi Indonesia

Kopi Indonesia, yaitu kopi yang dibudidayakan dan diekspor dari Indonesia, saat ini (2019) menempati peringkat keempat terbesar di dunia dari segi hasil produksi sebanyak 648.000 ton, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia.

Kopi Indonesia

 

Biji kopi yang tumbuh di Indonesia, pada dasarnya hanya terdiri atas tiga macam, yaitu biji kopi arabika, biji kopi robusta, dan biji kopi liberika. Kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangat cocok difungsikan sebagai lahan perkebunan kopi. Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi.

 

Banyak orang menyangka kopi adalah komoditi asli Indonesia, padahal kopi bukan tanaman asli Indonesia. Tanaman kopi berasal dari Ethiopia yang kemudian disebarkan oleh orang-orang Arab hingga menembus pasar Eropa dan Asia. Kopi masuk ke Indonesia pada saat masa kolonial Belanda yang menjajah dan melancarkan Sistem Tanam Paksa.

 

Sejarah kopi di Indonesia bermula pada tahun 1696. Pada saat itu, Belanda atas nama VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) mendarat di Jawa membawa kopi dari Malabar, India. Kopi yang pertama kali dibawa itu merupakan jenis arabika. Berbagai hambatan dan halangan terjadi saat itu sehingga jatuh bangun kopi tanaman komik di Indonesia.

 

Hingga pada tahun 1700-an, kopi menjadi komoditas andalan VOC. Penjualan biji kopi dari Hindia Belanda (Indonesia) meledak hingga melebihi ekspor dari Mocha, Yaman ke beberapa negara di Eropa. Belanda pun memonopoli pasar kopi dunia pada waktu itu.

 

Pada saat itu, salah satu pusat produksi kopi dunia ada di Pulau Jawa. Secangkir kopi kemudian lebih populer disebut dengan cup of Java atau secangkir Jawa.


Setelah masa itu tak hanya ditanam di Batavia, biji kopi juga ditanam secara besar-besaran di Jawa Tengah, Jawa Timur hingga tanah Sumatera. Seiring berjalannya waktu, hampir seluruh wilayah Indonesia termasuk Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulewasi, Kalimantan, Papua dan masih banyak lagi memiliki kopi khas masing-masing.

 

Kini, kopi menjadi salah satu minuman paling favorit didunia. Kopi tak hanya digemari karena aroma dan rasanya yang menggugah selera. Khasiat kopi buat kesehatan yang mengagumkan menjadikannya sebagai salah satu minuman yang tak boleh dilewatkan bagi beberapa orang.


Dengan segmen kopi spesialitas di dunia bertumbuh secara pesat, menikmat kopi antusias untuk tahun-tahun yang akan datang dan juga melihat para pecinta kopi memiliki akses yang mudah untuk menikmati kopi Indonesia dan juga meningkatkan kualitas hidup para petani.

 

Sejak tahun 2000an, kopi spesialitas mulai menjadi pemicu berdiri kafe-kafe milinea di Indonesia. Didunia kopi yang masuk ke Indonesia dengan sangat pesat dan sejak itu pun kamu sudah bisa berbagi kopi yang nikmat dengan banyak sekali pecinta kopi Indonesia yang menjadi konsumen setia kafe-kafe/kedai-kedai kopi di Indonesia.