Cara Melilih Proyektor Menurut Jenisnnya

Terdapat tiga jenis teknologi yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli proyektor yang beredar dipasaran. Teknologi tersebut adalah LCD, DLP, dan LCOS. Ketiga teknologi ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Cara Melilih Proyektor Menurut Jenisnnya

Projector sebelumnya merupakan alat bantu presentasi untuk keperluan kantor dan keperluan untuk mengajar di sekolah atau kampus akan tetapi sesuai perkembangan jaman projector mulai diperkenalkan untuk digunakan sebagai media entertainment/hiburan.

Kini, teknologi proyektor pun sudah semakin canggih dengan adanya fitur-fitur tambahan. Ketika ingin membelinya tentu. Sebelum membeli proyektor tentu kamu perlu beberapa hal yang perlu kamu perhatikan guna menyesuaikan dengan kebutuhan kamu.

Apakah proyektor ini akan kamu gunakan untuk di kelas, kantor, atau mungkin hall besar. Luas ruangannya pun perlu kamu perhatikan agar kamu membeli proyektor yang memumpuni dan sesuai.

Proyektor LCD (Liquid Crystal Display)

LCD menghasilkan kualitas gambar yang bagus dibandingkan DLP, namun jika digunakan pada resolusi yang besar akan muncul screen door effect yang membuat piksel terlihat.

Untuk projector yang berbasis LCD, pengolahan citra disaring melewati filter yang melalui tiga warna primer merah, hijau, biru (RGB). Tiap-tiap dari citra yang masuk ke filter dipancarkan ke LCD panel untuk di proses lagi.

Pixel-pixel pada LCD panel akan diaktifkan atau dinon-aktifkan (sebagian atau seluruhnya) untuk melakukan pemerataan brightness dan warna yang akan diperlukan untuk ditampilkan. Sebagai contoh, untuk menampilkan warna ungu, maka LCD panel warna hijau akan di non-aktifkan dan kemudian citra diolah menggunakan LCD panel warna biru dan merah sehingga dapat terbuat warna ungu yang ingin ditampilkan.

Teknologi ini telah di pakai sejak lama dan sudah cukup berkembang dengan baik. Oleh karena itu LCD projector adalah tipe projector yang paling dominan dan paling sering dijumpai di pasaran. LCD projector sudah memiliki kualitas yang cukup baik dalam menghasilkan gambar untuk sebagian besar aplikasi yang ada.


 

Proyektor DLP (Digital Light Processing)

Proyektor DLP menghasilkan gambar yang lebih halus karena pixel warna yang dikeluarkan lebih rapat. Beberapa model dari proyektor tipe ini mempunyai harga yang lebih murah jika dibandingkan tipe 3 LCD. Proyektor DLC punya poin plus lain yakni lebih ringkas dan ringan karena komponen elektronikanya yang lebih minim dibanding proyektor tipe lain.

Tak sebagus LCD, DLP juga akan menampilkan gambar yang cerah dengan akurasi warna yang baik, akan tetapi DLP justru bisa memberikan rainbow effect yang cukup mengganggu.

Proyektor LCOS (Liquid Crystal on Silicone)

Kemudian ada LCOS, teknologi ini merupakan gabungan dari LCD dan DLP, jadi tidak usah kamu pertanyakan lagi kualitasnya.

Teknologi LCoS mampu memproyeksikan gambar dengan sangat terang dan memberikan gambar yang tajam seperti proyektor LCD, namun terkadang dapat menunjukkan piksel mati yang dapat cukup mengganggu. Selain itu, harga proyektor LCoS masih terbilang sangat mahal dan masih jarang proyektor yang menggunakan teknologi ini.

Itu dia beberapa cara untuk kamu dalam memilih proyektor. Memilih perangkat elektronik memang tidak boleh asal-asalan, karena bakal banyak kerugian dan membuat kamu menyesal di kemudian hari. Kalau sudah tahu apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli alat ini, langkah selanjutnya adalah temukan proyektor terlengkap dengan harga terbaik!