Polusi Udara, Hadiah Ulang Tahun ke-492 untuk Jakarta

Hadiah ulang tahun identik dengan barang-barang berharga atau penghargaan dari orang tersayang yaa. Tapi tahun ini tidak untuk Jakarta, hadiah kali ini adalah salah satu tamparan untuk warga Jakarta. RIP: Rest in Pollution.

Polusi Udara, Hadiah Ulang Tahun ke-492 untuk Jakarta

22 Juni 2019 Lalu, Jakarta baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-492 dengan meriah, diskon di beberapa retoran, tempat hiburan dan transportasi online di Jakarta, namun hadiah ulang tahun yang kali ini bukan lah sebuah kebanggaan.

Dari data yang dirilis AirVisual pada hari senin lalu, Jakarta dinyatakan sebagai kota yang memiliki polusi udara terburuk di dunia atau masuk ke dalam kategori udara sangat tidak sehat.

Data dari AirVisual berbeda standard

Data yang diperoleh dari AirVisual menggunakan standar USA air quality index (AQI) dengan mutu 40 mikogram per meter kubik, dan sedangkan di Indonesia menggunakan mutu 65 mikorgram per meter kubik. Data yang di peroleh dari alat ukur Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang tersebar 5 alat ukur pencemaran udara dan mengacu pada Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), Rata Jakarta masih berada dalam kategori sedang.

Pada dasarnya parameter pencemaran udara setiap waktunya selalu berubah, itu artinya angka yang diambil dari waktu tertentu tidak bisa digunakan sebagai rata-rata dalam sehari. Sesuai standar internasional, pengukuran pencemaran udara harus dilakukan selama 24 jam, yang nantinya akan dihitung untuk disimpulkan rata-rata perharinya.

Proyek pembangunan infrastruktur salah satu penyebab udara tercemar

Di Jakarta pada dasarnya tingginya pencemaran udara pada pukul 08.00 WIB itu wajar, karena dikatakan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 75% penyebab terbesar dari polusi udara adalah kendaraan bermotor.karena waktu terebut adalah jam sibuk, banyak warga luar Jakarta seperti Bogor, Tangerang, Bekasi bekerja di Jakarta. Selain itu banyaknya pekerjaan industri dan pengerjaan proyek MRT, LRT mengakibatkan polusi tinggi. Dan itu akan lebih membaik  ketika pekerjaan proyek selesai.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini juga dalam perbaikan kualitas udara dengan membuat Kegiatan Strategis Daerah (KSD) yaitu Pengendalian Pencemaran Udara dan menyusun roadmap Jakarta Cleaner Air 2030 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dengan 14 Rencana Aksi. Saat ini yang sudah berjalan adalah pembangunan transportasi massal yaitu MRT, LRT, pengadaan bis TransJakarta berbahan bakar listrik, penerapan uji emisi sebagai syarat perpanjangan pajak kendaraan bermotor dan parkir kendaraan bermotor, serta operasi Lintas Jaya terhadap kendaraan umum yang emisinya melampaui ambang batas.

Yuk beralih naik transportasi umum biar gak ribet cari parkir!