Tips Mencari Lampu yang Hemat Energi

Tips dan Trik Mencari Lampu yang Hemat Energi - Punya lampu yang Boros Energi? Jika Kita memiliki lampu yang boros energi dan ingin mengatasi agar lampu tidak boros energi, Boros Energi berarti boros tagihan listrik bukan? Segera atasi dengan membaca tips dan trik berikut ini.

Tips Mencari Lampu yang Hemat Energi
(Sumber Gambar: jipulive journal)

 

Hingga saat ini ada tiga jenis lampu yang beredar di pasaran,  yakni lampu pijar, Compact Fluorescent Light (CFL), dan Light Emitting Diode (LED). Kalau diurutkan dari tingkat kehematannya, lampu LED merupakan yang paling hemat listrik saat ini, kemudian lampu CFL, dan lampu pijar yang paling boros listrik.

Menurut keterangan dari Direktorat Konservasi Energi, lampu pijar 40 watt memiliki tingkat keterangan yang sama dengan lampu CFL 8 watt dan LED 4 watt. Meskipun harganya relatif mahal, lampu LED adalah lampu yang paling hemat energi di antara lampu lainnya.

Lampu LED 4 watt dengan kualitas baik memiliki terang setara dengan lampu pijar 25 watt.  Energi yang digunakan pun sangat kecil dan bisa menghemat listrik lebih banyak dibandingkan dengan model lainnya. Warna lampu LED pun beraneka ragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Lampu LED adalah produk diode pancaran cahaya (LED) yang disusun menjadi sebuah lampu. Lampu LED memiliki usia pakai dan efisiensi listrik beberapa kali lipat lebih balik daripada lampu pijar dan tetap jauh lebih efisien daripada lampu neon, beberapa chip bahkan dapat menghasilkan lebih dari 300 lumen per watt.

Lampu LED hanya butuh energi sebesar 10% dari energi yang dibutuhkan lampu pijar.

Tidak seperti lampu pijar dan lampu neon, lampu LED akan menghasilkan terang sepenuhnya tanpa perlu waktu pemanasan (warm-up); usia pakai lampu neon juga berkurang jika sering menyalakan dan mematikan lampu. Biaya awal lampu LED umumnya lebih mahal. Degradasi pewarna LED dan material pembungkus mengurangi keluaran cahaya seiring waktu.

Mari kita perhatikan keuntungannya kita memakai lampu LED:

1. Cahaya Lebih Terang
Lampu LED menghasilkan cahaya yang lebih terang dibandingkan lampu pijar biasa dengan ukuran watt yang sama. Sebagai perbandingan, intensitas cahaya lampu LED adalah 84 lumens/watt. Sedangkan intensitas cahaya lampu CFL (Compact Fluorescence Lamp) 55,4 lumens/watt, dan lampu pijar (tungsten) 14,3 lumens/watt.

 

2. Hemat Energi
Karena intensitas cahayanya lebih besar per 1 watt dibandingkan lampu biasa, berarti lampu LED mengkonsumsi daya lebih kecil dibandingkan lampu biasa. Lampu LED 3 W dikatakan setara dengan lampu pijar 40 W.

 

3. Usia Pakai Lebih Panjang
Ada lampu LED yang dikatakan oleh produsennya dapat berusia pakai hingga 10-15 tahun. Ada juga yang mengklaim dapat digunakan hingga 8 tahun.

Berapa pun itu, ternyata usia pakai lampu LED tetap lebih panjang dibandingkan lampu jenis lainnya. Lampu CFL semakin menurun kualitas pencahayaannya seiring dengan frekuensi penyalaannya. Semakin sering dinyalakan, lampu CFL akan terlihat semakin redup.

 

4. Hemat Biaya
Karena konsumsi energinya rendah, usia pakainya panjang, dengan menggunakan lampu LED berarti dapat menekan biaya penggunaan listrik dan menghemat belanja kebutuhan lampu setiap tahunnya.

 

5. Tidak Menghasilkan Panas Berlebih
Lampu LED tidak menghasilkan panas sehingga tidak menyumbangkan kelebihan energi panasnya kepada ruangan yang diteranginya. Berbeda dengan lampu CFL dan lampu pijar biasa yang menghasilkan panas, semakin tinggi intensitasnya, semakin tinggi panas yang dihasilkan. Lampu pijar yang dinyalakan terus menerus dapat beresiko menyebabkan kebakaran.

 

6. Ramah Lingkungan
Lampu LED tidak menggunakan material tungsten ataupun gas halogen sehingga relatif aman bagi lingkungan dan pemakainya. Bahan yang digunakan juga lebih tahan pecah dibandingkan lampu CFL dan lampu pijar biasa, sehingga lampu LED lebih aman digunakan.

 

7. Langsung Terang
Lampu LED, seperti lampu pijar, dapat langsung menyala terang tanpa perlu waktu pemanasan seperti halnya lampu CFL. Lampu CFL baru menyala terang optimal setelah beberapa menit.

Jadi walaupun biaya pembelian lampu LED lebih mahal dibandingkan biaya pembelian lampu jenis lain, kita dapati di atas bahwa lampu LED tetap lebih hemat karena terbukti efisien dan efektif semasa usia pakainya.

Dengan kata lain, biaya pembelian lampu LED adalah investasi yang cukup berharga bagi rumah keluarga kita atau bahkan kantor dan pabrik kita!

Perbandingan lampu yang terangnnya setara:

Lampu Pijar dengan daya  40 watt, dengan harga Rp 5.000,- ketahanan 1.200 jam
Lampu CFC dengan daya 8 watt, dengan harga Rp 30.000,- ketahanan 6.000 jam
Lampu LED dengan daya 4 watt, dengan harga Rp 50.000,- ketahanan 25.000 jam

Jadi dengan perbandingan diatas, lampu LED terbukti lebih hemat energi.    

 

Sampai di sini tips singkat saya mengenai tips mencari lampu yang hemat energi. Semoga artikel yang sangat singkat ini dapat membantu mengatasi anda untuk mencari lampu yang hemat energi. Semoga bermanfaat bagi anda.